Bimbingan Jemaat GKSI Nazaret SP 5 Akan Pengajaran Firman Tuhan Tentang Beribadah

Authors

  • Delvita Nggonggoek Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar Jakarta
  • Olin Susanti Peni Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.55606/jpkm.v4i1.485

Keywords:

Congregation Guidance, God's Word, Worship

Abstract

The GKSI Nazareth SP 5 congregation, which consists of various ages and social backgrounds, faces challenges in understanding and applying the true meaning of worship. Many congregations do not fully understand the essence of worship as a form of direct communication with God, but only carry it out as a routine ritual. With the increasing influence of technology and social media, priority for spiritual activities such as worship tends to decrease. The method used is qualitative by observing the phenomena that occur and continuing with data collection by taking notes, then conducting a literature search, journals, books and the Bible to support the research. Novelty lies in the church's approach to taking concrete steps to guide the congregation to understand the teachings of God's Word regarding worship. The findings show positive changes in the GKSI Nazareth SP 5 Congregation, explanations of guidance from God's Word and also explanations of the meaning of worship that the GKSI Nazareth SP 5 Congregation can apply in their lives. This positive change can be seen in the fact that they are willing to give up their time to come to worship together on Sundays and also to worship at home.

References

Apaut, Vrijilio Aditia, & Suparman. (2021). Membangun disiplin rohani siswa pada generasi Z melalui jurnal membaca Alkitab. Diligentia: Journal of Theology and Christian Education, 3(2), 110–125.

Arifianto, Y. A. (2020). Makna sosio-teologis melayani menurut Roma 12:7. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 2(2), 184–197.

Dendy, S. (2011). Departemen Pendidikan Nasional “Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa". Jakarta: Pustaka Utama.

Djadi, T. J. (2019). Pengajaran tentang ibadah berdasarkan Surat Ibrani 10:19-25 dan implikasinya dalam kehidupan orang percaya pada masa kini. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.

Douglas, J. D. (2014). Ensiklopedia Alkitab Masa Kini. Jakarta: YKBK/OMF.

Elentika, E. (2024). Tinjauan pustaka pengaruh teknologi dan media sosial terhadap spiritualitas umat Kristen. HUMANITIS: Jurnal Humaniora, Sosial Dan Bisnis, 2(1), 33–41.

Hasugian, J. W. (2019). Kurikulum dan pembelajaran warga jemaat dewasa di gereja. KURIOS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 36.

Henny, L. (2020). Konsep ibadah yang benar dalam Alkitab. Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan, 4(1), 73–88.

Ichsan, I., & Ali, A. (2020). Metode pengumpulan data penelitian musik berbasis observasi auditif. Musikolastika: Jurnal Pertunjukan Dan Pendidikan Musik, 2(2), 85–93.

Kadjakoro, Y. O. (2019). Konsep prajurit Allah berdasarkan Efesus 6:10-20 dan implementasinya dalam kehidupan orang percaya. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 1(1), 40–56.

Kowal, R. R. (2016). Teologi ibadah dalam pendidikan Kristen. RHEMA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 2(1), 30–40.

Laia, S. H. (2023). Pendengar dan pelaku firman Tuhan berdasarkan Yakobus 1:19-27 dan aplikasinya pada orang Kristen masa kini. Jurnal Teologi Injili Dan Pendidikan Agama, 2(1), 19–27.

Malau, O., Hasibuan, C., & Sijabat, S. (2024). Pengaruh khotbah terhadap iman dan minat jemaat dalam beribadah. TRUST PENTAKOSTA Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 1(1), 1–8.

Moleong, L. J. (2012). Metodologi penelitian kualitatif. Yogyakarta: Laporan Penelitian Hibah Bersaing Perguruan Tinggi.

Patok, A., & Pertumbuhan Iman. (2024). Pengalaman spiritual baca gali Alkitab (BGA) terhadap pertumbuhan iman jemaat di GPIBI Antiokhia Patok Bengkayang Kalimantan Barat. 3(5), 3221–3227.

Pearce, L. (2019). Trackless mourning: The mobilities of love and loss. Cultural Geographies, 26(2), 163–176. https://doi.org/10.1177/1474474018792665

Samuel, L. (2015). Ibadah sebagai sarana penggembalaan: Refleksi teologis dan pastoral. Amanat Agung, 359–377.

Sidiq, U., & Choiri, M. M. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53, Ponorogo: CV. Nata Karya. http://repository.iainponorogo.ac.id/484/1/METODE%20PENELITIAN%20KUALITATIF%20DI%20BIDANG%20PENDIDIKAN.pdf

Suryani, W. (2015). Komunikasi transendental manusia-Tuhan. Farabi, 12(1), 150–163.

Takaliuang, J. J. (2013). Ibadah sebagai gaya hidup. Missio Ecclesiae, 2(April), 61–84.

Umboh, S. H. (2022). Pemahaman ibadah yang benar menurut Roma 12:1 bagi kehidupan rohani jemaat JKI Boss Nirwana Surabaya. S E S A W I JURNAL TEOLOGI DAN PENDIDIKAN KRISTEN, 3(2), 187–198.

Wakkary, A. M. F. (2019). Otoritas Alkitab atas hidup orang Kristen. RHEMA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika, 5(1), 1–5.

Waruwu, A. T. M. (2023). Prinsip pengajaran 2 Timotius 3:16-17 dalam konteks pendidikan modern. Pengarah: Jurnal Teologi Kristen, 5(2), 119–129.

Waruwu, E. W. (2023). Meningkatkan pertumbuhan rohani Gksi Jemaat Kristus Jambu Balai tentang makna persekutuan ibadah berdasarkan Ibrani 10:25. Jurnal PKM Setiadharma, 4(1), 11–21.

Yabes, P., & Prabowo, P. D. (2024). Ibadah sakral dengan hati dan akal: Kajian teologis Mazmur 100:1-5. Hymnos: Jurnal Teologi Dan Keagamaan Kristen, 1(1), 1–14.

Downloads

Published

2025-01-31

How to Cite

Delvita Nggonggoek, & Olin Susanti Peni. (2025). Bimbingan Jemaat GKSI Nazaret SP 5 Akan Pengajaran Firman Tuhan Tentang Beribadah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 12–21. https://doi.org/10.55606/jpkm.v4i1.485