Pemeriksaan Gula Darah Sewaktu Bagi Jemaat Gereja Pantekosta Jakarta sebagai Upaya Edukasi Kesehatan Holistik
DOI:
https://doi.org/10.55606/jpkm.v5i2.658Keywords:
Accu-Check, blood sugar screening, church community, diabetes, holistic healthAbstract
This community service study documents and analyzes a blood glucose screening program conducted by theology students of STT Kadesi–Bogor at the Pentecostal Church (Gereja Pantekosta Jakarta/GPJ) in West Jakarta from February to April 2026. A total of 80 examinations were performed over three consecutive months using the Accu-Check glucometer. Results revealed that 1 participant (1.25%) was classified as diabetic (random blood glucose/RBG ≥200 mg/dL) and 19 participants (23.75%) were classified as pre-diabetic or at elevated risk (RBG 126–199 mg/dL), bringing the total at-risk proportion to 25%. The mean participant age was 52.7 years (range: 21–82 years). Women constituted 78.75% of all participants and accounted for 70% of at-risk cases, while men showed a proportionally higher per-capita risk rate (35.3% vs. 22.2%). Five female participants recorded borderline-low glucose levels (70–75 mg/dL), indicating potential nutritional inadequacy. This study contextualizes its findings within biblical theology—particularly 1 Corinthians 3:16, which declares the human body to be the temple of the Holy Spirit—providing a theological imperative for holistic health stewardship. Practical recommendations include adoption of a balanced diet, engagement in regular physical activity, and periodic blood glucose monitoring as expressions of faithful bodily stewardship.
References
Adriani, S. W., Hidayati, N. O., & Nurhidayah, I. (2021). Aktivitas fisik dan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 9(1), 51–60. https://doi.org/10.24198/jkp.v9i1.1476
Agustina, R., Widyaningsih, V., Sari, D. P., & Rahmawati, N. (2021). Pengetahuan diet dan aktivitas fisik terhadap pengendalian gula darah penderita diabetes melitus tipe 2. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(3), 93–101. https://doi.org/10.22146/ijcn.57519
Agustini, N. L. P. I. B., & Sudarmanto, I. G. (2020). Pemeriksaan glukosa darah sewaktu menggunakan glukometer Accu-Chek pada lansia. Jurnal Medika Usada, 3(1), 22–28. https://doi.org/10.51320/jmu.v3i1.49
American Diabetes Association. (2023). Classification and diagnosis of diabetes: Standards of medical care in diabetes 2023. Diabetes Care, 46(Suppl. 1), S19–S40. https://doi.org/10.2337/dc23-S002
Darmawan, R. E., Wahyuningsih, N., & Munawaroh, S. (2021). Hubungan indeks massa tubuh dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1), 436–444. https://doi.org/10.31539/jks.v5i1.2906
Haryani, H. T., Prasetya, A., & Khotimah, K. (2021). Pengaruh kadar glukosa darah terhadap prevalensi diabetes mellitus pada lansia. Jurnal Keperawatan, 13(1), 83–92. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v13i1.1024
Herawati, D. M. D., Darliana, N., & Mengko, T. L. R. (2022). Deteksi dini diabetes melalui skrining gula darah berbasis komunitas. Jurnal Sistem Kesehatan, 6(4), 181–189. https://doi.org/10.24198/jsk.v6i4.32856
Humaedah, D. (2021). Pengabdian kepada masyarakat: Pemeriksaan gula darah sewaktu sebagai upaya deteksi dini diabetes melitus. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 7(2), 108–115. https://doi.org/10.33023/jpm.v7i2.736
International Diabetes Federation. (2021). IDF diabetes atlas (10th ed.). Author.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.
Ngantung, E. W., Sanda, N., & Mangundap, I. (2022). Penyuluhan gizi dan pemeriksaan gula darah sewaktu pada jemaat gereja. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 38–47. https://doi.org/10.35801/jpai.3.1.2022.37851
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.
Rohmah, A., Pratiwi, W. N., & Budihastuti, U. R. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2. Media Keperawatan Indonesia, 4(2), 106–114. https://doi.org/10.26714/mki.4.2.2021.106-114
Ruman, Y. S. (2022). Menjaga tubuh sebagai bait Allah: Refleksi teologis atas pemeliharaan kesehatan. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(2), 185–196. https://doi.org/10.38189/jtbh.v4i2.148
Septiyani, T., Setyaningsih, Y., & Zaki, I. (2021). Faktor risiko diabetes melitus tipe 2 pada perempuan usia produktif. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(3), 170–178. https://doi.org/10.33221/jikm.v10i03.1004
Soegondo, S., Soewondo, P., & Subekti, I. (Eds.). (2018). Penatalaksanaan diabetes melitus terpadu (2nd ed.). Balai Penerbit FKUI.
Umaroh, L., Qurniyawati, E., & Aini, N. (2021). Hubungan pola makan dengan kadar gula darah sewaktu pada penderita diabetes melitus. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 12(2), 397–405. https://doi.org/10.26751/jikk.v12i2.1074
Volf, M. (2001). Work in the spirit: Toward a theology of work. Wipf and Stock.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





